– STREET BOYS –

Buku ini mewakili suara dari jalanan. Suara yang tak didengar

Inilah yang terjadi….

Ketika kau mengabaikan suara – suara tersebut, ketika kau meninggalkan anak – anakmu diluar sana tanpa bantuan maupun dukungan, tanpa pilihan apapun juga.

Inilah yang akan terjadi…

Anak – anakmu seperti juga aku. Anak – ankmu bias saja mengalami hal yang sama seperti yang kualami. Aku ingin kau memahami apa yang terjadi diluar sana, apa yang dialami remaja seperti diriku dan mengapa kami melakukannya.

Inilah tangisan menusuk gendang telinga, tangisan minta bantuan, sekarang juga…

-JAJA-

Buku ini merupakan kisah nyata dari 7 anak laki – laki yang hidup dijalanan (Inggris). Di sebuah kompleks bernama Angel Town, ‘Kota Malaikat’ yang ditinggali para penjual narkoba sekaligus tempat transaksi, anak-anak geng sekaligus arena berkelahi. Mereka semua lahir dari keluarga broken heart. Mereka terpengaruh oleh sisi – sisi kegelapan dunia jalanan. 7 anak laki – laki tersebut adalah :

Baca lebih lanjut

Yakuza Moon

Malam ini aku tertarik ingin membaca salah satu koleksi buku – buku lamaku. akhirnya aku memilih untuk membaca “Yakuza Moon – Shoko Tendo”. Buku ini udah setahun lalu aku membacanya. Menurut aku buku ini memiliki keistimewaan tersendiri.coz…penulis buku ini sendiri adalah pelaku cerita dalam buku ini.
Dalam buku ini juga kita dapat mengetahui kehidupan dari Yakuza itu sendiri secara dalam. Ayah kandung Tendo merupakan seorang pimpinan geng Yakuza. Kehidupan mereka awalnya sangat berkecukupan, nyaman, dan tenang. Namun saat sang ayah dijebloskan ke penjara gara-gara aktifitas gengnya, kehidupan Tendo berubah 180 derajat. Para tetangga mulai mempergunjingkan keluarganya bahkan di sekolah pun Tendo mengalami tekanan akibat teman dan gurunya yang melecehkannya disebabkan cap keluarga Yakuza.
Pada umur 12 tahun Tendo telah menjadi anak gadis yang berandal, kecanduan amfetamin, dan seks, terlibat hubungan dengan para lelaki yang sudah beristri, badan yang penuh dengan tatto.
Dunia hitam menjadi lingkaran setan hidup Tendo. Sampai suatu saat ia memutuskan untuk hidup bersih dari narkoba. Dan memoarnya menunjukkan bahwa lepas dari jerat narkoba itu adalah masalah keinginan. Tendo yang terjerat narkoba dari muda; dari hanya mabuk menggunakan tiner hingga amfetamin, menuturkan bagaimana ia berhasil lepas dari ketergantungan hanya dengan usaha sendiri.
Tendo hidup dari satu kehidupan seorang anggota geng ke anggota geng yang lain. Spirit untuk tetap hidup membuatnya selalu dapat bertahan menghadapi kekerasan yang dia dapatkan dari kehidupan tersebut. Dia tak menyerah untuk mendapatkan sebuah cinta dalam hidupnya; dan dia mendapatkannya walau akhirnya dia memutuskan pula untuk melepaskannya. Tato disekujur tubuhnya seakan ingin membuktikan bahwa ia tetap hidup dan tegar. Tegar menghadapi hitamnya kehidupan dan menuju warna putih kehidupan. Seorang jurnalis Jepang yang memberikan apresiasi menulis “….Tendo mengerti betul sosok seseorang yang pernah masuk neraka, kemudian memutuskan untuk kembali.” Mungkin lebih tepatnya; Tendo mengerti betul jalan menuju neraka tetapi memutuskan untuk kembali.
so…Tendo aja dengan masalah yang amat sangat banyak dapat melaluinya, kenapa kita enggak??? Spirit yang tinggi dalam bertahan menghadapi kerasnya hidup itulah kuncinya!!! 🙂